welcome to my world

Minggu, 27 Maret 2011

Munculnya Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi

1. 1 Berbagai macam bahasa pemrograman
     Bahasa tingkat tinggi muncul bukan karena alasan begitu saja ,namun banyak faktor yang menyebabkan terciptanya bahasa tersebut , berikut penjelasan singkat mengenai munculnya bahasa pemrograman tingkat tinggi . Pada awal tahun 1950-an, para desainer pun mencoba untuk mendesain bahasa komputer yang ‎umum yang program hasilnya tidak hanya dapat berjalan di mesin-mesin tertentu saja. Muncullah bahasa ‎pemrograman tingkat tinggi atau high-level programming language. Disebut demikian untuk ‎membedakannya dengan kode mesin yang disebut sebagaibahasa pemrograman tingkat rendah atau ‎low-level programming language. Tren yang ada adalah kemunculan beberapa bahasa pemrogramTeks tebalan seperti FORTRAN,COBOL, BASIC, dan masih banyak lagi yang ‎lainnya. Beberapa bahasa pemrograman tersebut masih terus-terusan digunakan hingga saat ini. Sebagai ‎contoh, FORTRAN (akronim dariFormula Translator) masih sering digunakan oleh para ilmuwan dan para ‎insinyur bidang teknik; COBOL (akronim dari Common Business-Oriented Language) juga sering digunakan ‎dalam institusi-institusi finansial; dan bahasa BASIC (akronim dari Beginner’s All-purpose Symbolic ‎Instruction Code) juga masih banyak digunakan hingga saat ini, meskipun terjadi perubahan yang sangat ‎signifikan dari ketika bahasa tersebut dipublikasikan pertama kali pada tahun 1963.‎
     Program-program komputer yang dibangun dengan menggunakan bahasa FORTRAN, COBOL, ‎BASIC, atau bahasa tingkat tinggi lainnya pada dasarnya adalah berisi berkas teks yang terdiri atas ‎sekumpulan pernyataan yang ditulis di dalam bahasa pemrograman tertentu, dengan beberapa peraturan ‎sintaksis, semantik dan gramatika yang didefinisikan di dalam bahasa pemrograman. Karena komputer ‎hanya dapat menjalankan machine code, maka program yang ditulis di dalam bahasa pemrograman ‎tingkat tinggi harus terlebih dahulu diterjemahkan ke dalam machine code sebelum dieksekusi. Proses ‎penerjemahan ini dapat dilakukan baik itu dengan menggunakan teknik translasi (alat bantunya disebut ‎dengantranslator), teknik interpretasi (alat bantunya disebut interpreter), atau dengan menggunakan teknik ‎kompilasi (alat bantunya disebut dengan compiler). Teknik translasi merupakan teknik kuno yang ‎menerjemahkan keseluruhan kode bahasa pemrograman menjadi machine code; teknik kompilasi ‎merupakan evolusi dari teknik translasi di mana kode dalam bahasa pemrograman dipisah-pisah ke dalam ‎beberapa berkas untuk kemudian diterjemahkan dan dijadikan machine code, sementara teknik ‎interpretasi merupakan sebuah teknik di mana eksekusi dan translasi dilakukan secara berbarengan ‎‎(bersama-sama).‎
     Bahasa pemrograman lainnya yang dikembangkan selama tahun 1950-an tapi sudah tidak ‎digunakan lagi adalah ALGOL (akronim dari Algorithmic Programming Language). ALGOL memang sudah ‎tidak digunakan lagi, tapi memberikan dampak yang signifikan untuk beberapa bahasa pemrograman ‎lainnya di dalam sejarah perkembangan bahasa pemrograman komputer. ALGOL didesain pertama kali pada akhir tahun 1950-an oleh sebuah komite ‎internasional, untuk kemudian diperbaiki pada tahun 1960 dan 1968. Meskipun saat ini bahasa tersebut ‎mati seolah lenyap ditelan bumi, jiwanya masih hidup di dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi yang ‎sekarang banyak digunakan, seperti Pascal, PL/1, dan Bahasa C.‎
     Itu merupakan sejarah singkat mengenai munculnya bahasa pemrograman tingkat tinggi ,untuk mempelajari atau memahami dari materi ini bisa dikunjungi pada website wikibook.

Sumber dari:
  • Wikibooks
  • google.com
  • wikipedia.org

Kamis, 10 Maret 2011

KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

Sebelum kita ke topik komunikasi dalam organisasi, sebaik nya kita harus paham pengertian komunikasi.
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling memengaruhi di antara keduanya.

Istilah komunikasi berasal dari kata Latin Communicare atau Communis yang berarti sama atau menjadikan milik bersama. Kalau kita berkomunikasi dengan orang lain , kita harus berusaha menyampaikan nya dengan jelas dan padat agar apa yang kita sampaikan dapat di mengerti dan di pahami oleh orang yang menerima.

Sedangkan kalau menurut aku sich komunikasi itu adalah ada nya interaksi yang timbal balik di antara seseorang dengan orang lain atau dengan organisasi tertentu.

Kalau menurut para ahli :
1. Komunikasi adalah berusaha untuk mengadakan persamaan dengan orang lain (Schram,W)

2. Komunikasi adalah kegiatan perilaku atau kegiatan penyampaian pesan atau informasi tentang pikiran atau perasaan (Roben.J.G).

3. Komunikasi adalah sebagai pemindahan informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lain (Davis, 1981).

Komunikasi organisasi dapat didefinisikan sebagai penyampaian suatu pesan di antara bagian-bagian komunikasi yang merupakan bagian suatu organisasi/perusahaan tertentu. Suatu organisasi terdiri dari dari bagian-bagian komunikasi yang saling berhubungan/berkaitan satu dengan yang lain nya dan berfungsi dalam suatu organisasi/perusahaan tertentu.

Tujuan Komunikasi dalam organisasi kalau menurut aku sich agar terjalin hubungan yang baik antar sesama anggota dan agar tidak terjadi konflik.


5 unsur dalam komunikasi,yaitu :
1.Komunikator
2.Menyampaikan berita
3.Berita-berita yang disampaikan
4.Komunikasi
5.Tanggapan atau reaksi

Dalam menyampaikan sesuatu komunikasi pun memiliki 6 gaya, yaitu :
1.The controlling style
- Gaya komunikasi satu ini bertugas untuk mengendalikan, ini di tandai dengan membatasi perilaku dan mengatur perilaku seseorang.
- Gaya komunikasi ini juga di kenal sebagai komunikator satu arah atau  istilah inggris nya one-way communications.

2. The equalitarian style
- Gaya ini di dasari atas landasan kesamaan, gaya ini juga juga di tandai adanya arus pesan secara verbal secara lisan dan tulisan.
-  Gaya komunikasi ini juga di kenal sebagai komunikator dua aras arah atau  istilah inggris nya two-way traffic of communication.

3. The structuring style
- Gaya komunikasi ini berstuktur, gaya ini memanfaat kan verbal secara tulisan maupun lisan guna memantapkan perintah yang harus di laksanakan.
- Gaya komunikasi ini berguna untuk berbagi informasi tentang tujuan organisasi, jadwal kerja, aturan dan prosedur yang berlaku dalam organisasi tersebut.

4. The dynamic style
- Gaya komunikasi ini bersifat agresif karena pengirim pesan memahami bahwa lingkungan pekerjaannya berorientasi pada tindakan (action-oriented).
- Gaya komunikasi ini berguna untuk memotivasi/merangsang pekerja atau anggota agar menjadi lebih giat ,lebih cepat dan lebih baik dalam bekerja.

5. The relinguishing style
- Gaya komunikasi ini bertujuan untuk menerima/menampung saran,pendapat,dan gagasan dari suatu pekerja atau anggota.

6. The withdrawal style
- Gaya komunikasi ini berakibat melemah nya tindak komunikasi .
- Gaya komunikasi ini malah cenderung seorang anggota atau pekerja lari dari tanggung jawab nya.

Sumber dari :
http://id.wikipedia.org/
www.google.com
blog-blog kawan aku.... ^_^

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pengambilan keputusan kalau menurut aku sich itu adalah suatu cara yang di gunakan untuk mencari sebuah jalan keluar yang di berikan beberapa pilihan. Suatu hasil dari pengambilan keputusan itu adalah mutlak dan tidak bisa di ganggu gugat, mengapa?
karena pengambilan keputusan di dalam suatu organisasi berdasar kan suara terbanyak.

Cara-cara pengambilan keputusan adalah :
1. Suit lokal
- Teknik ini biasa nya untuk menyelesaikan antara dua belah pihak dengan cara mengadu tebakan jari mana yang akan keluar dan biasa nya hasil nya menang ,kalah dan seri jika seri maka akan di ulang kembali.

2. Suit jepang dan amerika (suit internasional)
- Sama seperti suit lokal tapi hanya di ganti saja aturan main nya dan cara mengetahui menang kalah nya.

3. Teknik voting
- teknik ini untuk memilih suatu jalan keluar dari suatu pengambilan keputusan.

4. Teknik undian
- Nah ini yang biasa di lakukan ibu-ibu arisan.

5. Teknik kartu
- Cara ini di butuhkan pihak ke tiga yaitu kartu. satu orang mendapatkan satu kartu dan yang mendapatkan kartu paling besar maka dia lah pemenang nya.

Dari proses pengambilan keputusan maka kita nanti di hadapkan oleh kesepakatan.
Kesepakatan terjadi kalau semua anggota dari suatu organisasi mendukung keputusan yang diambil.

Kesepakatan pun ada keuntungan dan kerugian nya juga, keuntungan nya adalah :
partisipasi penuh dari seluruh anggota organisasi

Sedangkan kekurangan nya adalah :
dibutuhkannya waktu yang relatif lebih banyak dan lebih lama, sehingga metode ini tidak cocok untuk digunakan dalam keadaan mendesak atau darurat.

Sumber dari :
http://id.wikipedia.org/
www.google.com
blog-blog kawan aku.... ^_^

KONFLIK ORGANISASI

Sebelum kita berbicara mengenai konflik organisasi, lebih baik kita berbicara dulu tentang konflik.
Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Menurut Luthans (1981) konflik adalah kondisi yang ditimbulkan oleh adanya kekuatan yang saling bertentengan. Kekuatan-kekuatan ini bersumber pada keinginan manusia. Istilah konflik sendiri diterjemahkan dalam beberapa istilah yaitu perbedaan pendapat, persaingan dan permusuhan.

Dan menurut Robbins (1996) dalam “Organization Behavior” menjelaskan bahwa konflik adalah
suatu proses interaksi yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian antara dua
pendapat (sudut pandang) yang berpengaruh atas pihak-pihak yang terlibat baik
pengaruh positif maupun pengaruh negatif.

Tapi kalau menurut aku konflik itu adalah sesuatu hal yang bertentangan dalam diri seseorang maupun organisasi. Biasa nya terjadi  konflik karena perbedaan diri sendiri dengan interaksi, perbedaan itu adalah perbedaan ciri fisik, kepandaian , keyakinan,harta,dan lain-lain.

Banyak yang bilang kalau konflik itu bertolak belakang oleh integrasi. Sebenar nya kalau menurut aku itu tidak selama nya seperti itu ,mengapa?
Karena konflik yang terkontrol maka akan menciptakan suatu integrasi yang sempurna , sebalik nya juga kalau integrasi tidak terkontrol maka akan menciptakan sebuah konflik.

Ada juga tingkatan-tingkatan konflik, seperti :
1. Konflik Intra perorangan
2. Konflik Antar perorangan
3. Konflik Antar kelompok
4. Konflik Antar keorganisasian


Hal pokok dalam organisasi adalah :
1. Konflik berkaitan dengan perilaku terbuka
2. Konflik yang muncul akibat adanya 2 persepsi yang berbeda.
3. ada nya perilaku yang dilakukan suatu pihak yang di lakukan untuk menghalangi pihak lain untuk mencapai suatu tujuan


Metode-metode penyelesaian konflik :
1. Dominasi & penekanan
2. Kompromi
3. Pemecahan masalah integratif

Ini yang terpenting yaitu cara penanganan konflik, yaitu:
1. Intropeksi diri
- ke dua belah pihak yang terjadi konflik harus merenungkan dan mencari solusi jalan keluar nya

2. Mengevaluasi pihak-pihak yang terlibat
- kita juga harus mengetahui pihak mana saja yang terlibat dalam suatu konflik

3. Indentifikasi sumber politik
- Seperti yang di sebutkan di atas, bahwa dengan cara seperti ini kita dapat mengetahui Sumber konflik berasal sehingga penanganannya lebih terarah dan menjadi lebih mudah kepada sebab konflik

4. Mengetahui pilihan penyelesaian atau penanganan konflik yang ada dan memilih
yang tepat

dan yang ke 5 tambahan dari aku, yaitu :
5. berfikir dengan menggunakan kepala dingin karena segala sesuatu yang kita lakukan dengan tenang maka akan menghasilkan sesuatu yang baik.

Sumber dari :
http://id.wikipedia.org/
www.google.com
blog-blog kawan aku.... ^_^

ORGANISASI

Organisasi, kata ini yang kalian sering dengar di sekitar kalian.

Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah unt tujuan bersama.

Tapi kalau menurut aku sich organisasi ialah suatu kumpulan manusia yang sudah sepakat untuk membentuk suatu perusahaan atau organisasi  yang berfungsi untuk kepentingan bersama.

Organisasi ada bentuk-bentuk nya juga loch, antara lain :
  1. Organisasi politik
  2. Organisasi sosial
  3. Organisasi mahasiswa
  4. Organisasi olahraga
  5. Organisasi sekolah
  6. Organisasi negara
ciri-ciri organisasi pun juga ada , yaitu :
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya suatu tujuan untuk mencapai target tertentu
- Adanya sasaran agar pada saat menjalankan suatu organisasi menjadi teratur dan tertib
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas

Di dalam suatu organisasi maka seseorang harus ikut berpatisipasi di dalam nya agar berjalan dengan efektif.
Ada pun Partisipasi menurut Keith Davis terbagi menjadi 3 unsur terpenting, yaitu :
  1. Unsur pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
  2. Unsur kedua adalah kesediaan memberi sesuatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan untuk membantu kelompok.
  3. Unsur ketiga adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini diakui sebagai anggota artinya ada rasa “sense of belongingness”.
Dan Keith Davis pun mengemukakan jenis-jenis partisipasi sebagai berikut :
  1. Pikiran (psychological participation)
  2. Tenaga (physical partisipation)
  3. Pikiran dan tenaga
  4. Keahlian
  5. Barang
  6. Uang
Menurut aku sich partisipasi itu adalah seseorang yang ikut serta dalam arti aktif di dalam suatu organisasi baik dia di dalam organisasi bawahan atau pun atasan harus wajib ikut serta agar suatu organisasi dapat maju dan berjalan efektif.


Unsur-unsur pembentuk organisasi adalah :

1. Man
2. Kerjasama
3. Tujuan Bersama
4. Peralatan (Equipment)
5. Lingkungan (Environment)
6. Kekayaan Alam


Sumber dari :
http://id.wikipedia.org/
www.google.com
blog-blog kawan aku.... ^_^